Bagaimana sih cara
memaksimalkan Whatsapp menjadi media promosi kita?? Emang ada ilmunya ya?? Ya
ada laaah… Mau tau? Yuk disimak paparan saya berikut ini... Berikut ini
adalah 7 cara mengoptimalkan Whatsapp untuk meningkatkan penjualan. 1.
Cepat perbanyak kontak & dapatkan kontak tertarget. 2. Optimalkan Profil di
Whatsapp. 3. Menggali kebutuhan. 4. Lanjut, Cek Produk. 5. Cek penawaran Anda.
6. Cek Target market Anda. 7. After Sales Bagaimana Cara detailnya?? Yuk di
simak dan dipraktekkan yah.
1. Cepat perbanyak kontak
dan dapatkan kontak tertarget
Manfaatkan berbagai momen dan
kegiatan offline dan online untuk menambah teman. Kapanpun dan di manapun, kalo
bs selalu tambah teman agar makin banyak. Tapi jangan hanya save Nama &
nomor HP nya, tapi usahakan juga Kota,
keterangan
tentang dia (teman kita) dan emailnya. Jika memungkinkan ada alamat dan
kantor/posisinya.
Bagaimana cara dapatkan kontak tertarget?
simak obrolan dalam group, siap2 jika ada tawaran ikut group lain untuk
belajar.
simpan semua kontak yang ada di group yang kita ikuti, japri aja, SKSD gapapa.
Makin akrab dengan makin banyak member… makin bagus.
sering2 ikut kegiatan kopdar atau gathering, termasuk seminar dan training, tapi
jangan hanya ikut, cari teman2 dan calon pembeli yang banyak. Ajak ngobrol dan
simpan kontaknya.
browsing dan googling,
dapatkan kontak sesuai target market yang kita inginkan.
2. Optimalkan Profil
Whatsapp
Gunakan foto yang ―menjual‖ dan bikin teman2 sadar dengan produk/jasa yang kita
tawarkan. Pasang nama (display name) yang menjual seperti branding kita.
Misalnya, Juragan Sandal Sancu, atau ―Event Organizer #1 di BGR‖ misalnya. Buat yang orang2 awam pahami. Jika masih
muat, tambahkan nama panggilan aja. Usahakan diisi dengan kata kunci, yang
orang umum / awam paham. Kenapa? karena di WA atau telegram ada fitur search
yang jarang dioptimalkan orang. padahal kalo tau cara pemanfaatannya itu bisa
jadi sumber harta karun lho…
3. Menggali Kebutuhan
Dalam menjual apapun anda harus
menggali kebutuhan pelanggan anda. Walaupun anda menjual produk yang sangat
bagus, tetap saja sulit kalau itu bukan kebutuhan calon pembeli. Misalnya, anda
sedang berjualan berlian. Walaupun berlian tersebut adalah berlian berkualitas
terbaik.
Tetapi, kalau calon pembeli
anda tidak memerlukannya, karena prioritas calon pembeli adalah urusan perut,
maka berlian anda tidak akan laku. Menggali kebutuhan pembeli sangat penting
dalam menjual.
4. Lanjut, Cek Produk
Apakah produk yang dijual sudah
satu, fokus dan terarah? Atau masih jual produk yang beda macam/jenis? Fokus
dalam memilih produk yang dijual itu sangat penting. Karena, untuk memasarkan
sebuah produk kita harus tau FAQ (hal2 yg sering ditanyakan) tentang produk tersebut
seperti manfaat / fungsi, ukuran / warna, desain, fitur, rasa, harga eceran,
harga reseller, cara order, cara pengiriman, dsb. Apalagi jika produknya tidak
umum dan harus memberikan edukasi bagi calon pembeli.
5. Cek penawaran Anda
Apa yang sebenarnya Anda
tawarkan? Produknya? Manfaatnya? Fungsinya? Atau gengsinya? Apakah penawaran
Anda tersebut sudah sesuai, sudah oke?
Banyak
penjual yang masih harus belajar banyak untuk membuat penawaran yang bagus dan
sulit ditolak. Ya, kita memang harus pintar-pintar membuat penawaran di saat
orang nyaman untuk diberikan penawaran. Sayang banget, di grup ini pun, banyak
orang yang menawarkan sesuatu tapi tidak melihat sikon (situasi dan kondisi).
Tiba tiba ada info, ada iklan, atau menawarkan sesuatu.
6. Cek target market Anda
Tidak semua produk cocok dibeli
oleh semua orang. Jadi Anda juga harus jeli melihat Siapa sebenarnya Jodoh
produk / jasa yang Anda jual. Bisa jadi, produk Anda hanya cocok dibeli oleh
remaja dan ABG. Atau, produk Anda hanya banyak dibeli oleh perempuan, khususnya
yang muslim. Jadi jangan terlalu repot bersusah payah menawarkan ke
suami/pacarnya. Fokus ke target market yang utama. Oke, produk Anda eksklusif,
dengan harga yang premium? Jangan menawarkannya ke sembarang orang / group. Apalagi
strategi menawarkan produknya ‗asal‘ dan kurang elegan.
7. After Sales
Satu hal
yang tidak kalah penting adalah after sales „layanan purnajual‟. Banyak
orang yang merasa tugasnya sudah selesai saat calon pembeli membeli barang. Padahal
jika melakukan layanan purnajual, bisa jadi pembeli itu tidak hanya membeli
satu kali, tetapi, berkali-kali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar Terbaik Anda, dan untuk informasi Call/Wa: 082110816840